INSIGHT 路 10 menit
Cara Memilih Jasa Pembuatan Website yang Terpercaya
Checklist objektif memilih vendor website berdasarkan scope, proses, ownership, bukti kerja, keamanan, biaya, dan dukungan.
Ditulis oleh Hammad Matt 路 Diperbarui
01
Mulai dari kebutuhan, bukan nama teknologi
Vendor perlu memahami siapa audiens, masalah apa yang diselesaikan, content apa yang tersedia, dan tindakan apa yang penting. Teknologi dipilih setelah kebutuhan jelas.
- Tujuan bisnis
- Audiens dan journey
- Konten serta integrasi
- Kriteria keberhasilan
02
Periksa bukti kerja secara kontekstual
Portofolio visual belum cukup. Cari penjelasan tentang tantangan, keputusan, deliverable, dan outcome. Jika ada angka performa, tanyakan sumber serta periodenya.
- Project relevan
- Website yang dapat dikunjungi
- Peran vendor
- Keterbatasan yang dijelaskan jujur
03
Pastikan proposal menjawab risiko
Proposal perlu menyebut apa yang termasuk dan tidak termasuk, siapa PIC, mekanisme approval, biaya eksternal, ownership akun, serta kondisi perubahan scope.
- Deliverable
- Timeline dan milestone
- Revisi
- Pembayaran
- Source code dan akun
- Maintenance
04
Hindari red flag umum
Janji ranking pasti, testimoni tanpa identitas, harga sangat rendah tanpa scope, domain atas nama vendor, dan ketergantungan pada akun yang tidak diberikan adalah risiko yang perlu ditanyakan.
- Garansi ranking tanpa dasar
- Tidak ada perjanjian tertulis
- Tidak dapat menjelaskan biaya berulang
- Tidak ada handover
- Bukti kerja tidak dapat diverifikasi
Tinggalkan Komentar atau Pertanyaan
Punya ide, pertanyaan teknis seputar artikel ini, atau apresiasi? Tuliskan tanggapanmu di bawah.
Diskusi Komunitas (0)
Belum ada komentar untuk artikel ini.
Jadilah yang pertama memulai diskusi! Bagikan pemikiran atau pertanyaan kamu di atas.
DITULIS OLEH
Hammad Matt
Founder dan Lead Engineer Hammad Studio. Menulis berdasarkan proses merancang serta membangun website, commerce, platform, dan sistem digital untuk bisnis maupun organisasi.
Tentang penulis dan Hammad StudioDALAM CLUSTER INI
