Artikel 2 dari 8 · Tahap Riset
Sebelum Membangun Website, Pelajari Dulu Website yang Sudah Ada
Setelah menentukan website yang mau dibikin pada materi pertama, mungkin kamu ingin langsung membuka AI dan mengetik:
"Buatkan website yang bagus dan modern."
Tapi tunggu dulu.
Kalau kita belum tahu seperti apa website yang bagus untuk kebutuhan tersebut, bagaimana kita bisa menilai hasil yang dibuat AI?
Misalnya, kamu ingin membuat website rumah sakit. Kamu perlu memahami informasi apa yang dicari pasien, bagaimana cara menemukan dokter, dan seperti apa proses pendaftaran yang nyaman.
Tanpa riset, website mungkin terlihat menarik, tetapi belum tentu berguna bagi pengunjungnya.
Karena itu, sebelum mulai membuat website, kita akan menggunakan AI untuk membantu melakukan riset.
1. Tentukan Tujuan Riset
Riset bukan sekadar mencari website yang desainnya keren.
Kita perlu mengetahui empat hal penting:
- Pengguna: Siapa yang akan membuka website?
- Tujuan: Apa yang ingin mereka lakukan?
- Fitur: Fitur apa yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut?
- Tampilan: Desain seperti apa yang sesuai dengan karakter website?
Contohnya untuk website rumah sakit:
Penggunanya mungkin pasien, keluarga pasien, dan orang yang ingin mengetahui layanan kesehatan.
Mereka membutuhkan informasi dokter, jadwal praktik, layanan medis, lokasi rumah sakit, serta cara membuat janji temu.
Dengan memahami kebutuhan tersebut, kita sudah memiliki gambaran awal tentang website yang akan dibangun.
2. Minta AI Membantu Melakukan Riset
Kamu bisa menggunakan ChatGPT, Gemini, atau AI lainnya. Mulailah dengan menjelaskan jenis website dan tujuan risetmu.
Saya ingin membangun website rumah sakit yang modern dan profesional.
Bantu saya melakukan riset awal dengan menjelaskan:
1. Siapa target pengguna website ini?
2. Apa kebutuhan utama setiap pengguna?
3. Halaman apa saja yang sebaiknya tersedia?
4. Fitur apa yang penting?
5. Bagaimana alur pengguna ketika ingin membuat janji temu?
6. Apa kesalahan umum pada website sejenis?
Jelaskan dengan bahasa sederhana dan berikan alasan untuk setiap rekomendasi.
Bedakan fitur wajib, fitur tambahan, dan asumsi yang masih perlu divalidasi.Dari hasil tersebut, kamu akan mendapatkan gambaran mengenai kebutuhan website.
Namun, jangan langsung menganggap semua jawaban AI benar. Gunakan hasilnya sebagai bahan analisis, bukan keputusan final.
3. Cari Website Referensi
Sekarang, kita perlu melihat bagaimana website serupa dibangun di dunia nyata.
Cari sekitar 3–5 website dengan kategori yang sama. Kamu bisa menemukannya melalui Google atau meminta bantuan AI yang memiliki kemampuan pencarian web.
Sebagai contoh, untuk website rumah sakit, kamu bisa mempelajari:
- Hermina Hospitals
- EMC Healthcare
- Siloam Hospitals
- Mitra Keluarga
Website di atas merupakan referensi untuk dipelajari, bukan desain yang harus disalin mentah-mentah.
Perhatikan bagaimana mereka menyusun informasi dan membantu pengunjung menemukan sesuatu:
- Apakah pengunjung bisa langsung menemukan jadwal dokter dari halaman utama?
- Apakah tombol pendaftaran mudah ditemukan?
- Bagaimana tampilan website ketika dibuka melalui HP?
Catat bagian yang menurutmu efektif dan bagian yang masih bisa diperbaiki.
4. Analisis Referensi Menggunakan AI
Setelah mendapatkan beberapa referensi, kita bisa meminta AI membantu membandingkannya.
Saya memiliki beberapa website referensi berikut:
1. [URL website pertama]
2. [URL website kedua]
3. [URL website ketiga]
Bantu saya menganalisis:
- Struktur halaman dan navigasi
- Informasi yang paling ditonjolkan
- Fitur utama
- Alur pengguna
- Pendekatan desain dan visual
- Kelebihan dan kekurangan yang bisa diamati
Buat tabel perbandingan dan rangkum pelajaran yang dapat diterapkan pada website saya.
Jika tidak bisa membuka suatu URL, beri tahu saya dan minta screenshot. Jangan mengarang isi website.Jika AI yang kamu gunakan tidak bisa membuka website secara langsung, kirimkan screenshot halaman yang ingin dianalisis. Dengan begitu, AI bisa memberikan masukan berdasarkan tampilan yang benar-benar tersedia.
5. Kumpulkan Inspirasi Desain
Riset berikutnya adalah mencari inspirasi visual. Kamu bisa mengeksplorasi referensi melalui platform desain global:
- Behance — Mencari konsep desain dan studi kasus lengkap.
- Dribbble — Inspirasi komponen UI, kartu, hero, dan layout.
- Awwwards — Eksplorasi desain website kreatif dan interaksi modern.
Cari referensi dengan kata kunci seperti Modern Hospital Website, Healthcare Dashboard UI, atau Medical Appointment Website Design.
Kumpulkan beberapa screenshot sebagai inspirasi. Jangan menyalin satu website secara keseluruhan. Ambil pelajaran dari berbagai referensi dan gabungkan menjadi konsep yang sesuai dengan tujuanmu.
6. Buat Rangkuman Hasil Riset
Supaya hasil riset tidak hilang, dokumentasikan dalam satu file catatan ringkas. Contohnya:
# Website Research
Project: Hospital Website
## Target Pengguna
- Pasien
- Keluarga pasien
- Calon pasien baru
## Tujuan Website
Mempermudah pengunjung mencari informasi dokter, layanan, dan membuat janji temu.
## Halaman Utama
- Home
- About
- Doctors
- Services
- Appointment
- Contact
## Fitur Utama
- Pencarian dokter
- Filter spesialisasi
- Jadwal praktik
- Form appointment
- Informasi lokasi
## Arah Desain
- Modern dan profesional
- Bersih dan mudah dibaca
- Mobile-friendly
- Navigasi sederhana
## Referensi
- Website A: ...
- Website B: ...
- Website C: ...Simpan dokumen ini. Kita akan menggunakannya pada materi berikutnya.
Hasil Akhir Materi #02
Kamu memiliki dokumen riset yang berisi target pengguna, tujuan website, kebutuhan fitur, referensi industri, dan arah desain awal.
Kesimpulan
AI dapat mempercepat riset dengan membantu kita mengidentifikasi kebutuhan pengguna, menganalisis referensi, dan mengorganisasi ide.
Namun, kualitas hasilnya tetap bergantung pada informasi yang kita berikan dan kemampuan kita mengevaluasi rekomendasinya. Riset yang baik akan membuat proses pembangunan website lebih terarah.
Selanjutnya, kita akan menggunakan hasil riset tersebut untuk berdiskusi dengan AI dan menentukan konsep website secara lebih matang.
Lanjut → AI Web Building #03: Diskusi Konsep Website dengan AI
