Real Case Build #01 — Travel Wisata Website
JelajahNusantara Tour & Travel
Oleh Yazdan
JelajahNusantara Tour & Travel adalah website katalog paket wisata untuk biro travel lokal yang ingin tampil lebih profesional. Menampilkan 10 destinasi Indonesia, mulai dari Labuan Bajo, Bromo, hingga Raja Ampat, lengkap dengan foto, harga transparan, fasilitas, dan itinerary per hari. Pengunjung dapat menyaring paket berdasarkan destinasi atau tipe trip, menghitung estimasi biaya langsung di halaman, lalu terhubung ke admin melalui WhatsApp tanpa perlu mengisi formulir.
Cerita di balik karya
Proyek ini awalnya berangkat dari keikutsertaan saya di Hammad Studio Build Challenge #01 dengan tema travel wisata. Namun begitu dikerjakan, saya melihat peluang untuk membangun sesuatu yang lebih dari sekadar submission, yaitu fondasi website yang benar-benar bisa dipakai oleh bisnis travel kecil. Sebelum mulai mendesain, saya amati beberapa website travel lokal. Polanya cukup konsisten: informasi paket tersebar, harga tersembunyi sampai masuk halaman detail, dan tombol WhatsApp yang seharusnya jadi jalur komunikasi utama justru sulit ditemukan. Padahal WhatsApp adalah pintu masuk customer untuk bisnis travel. Dari situ saya tetapkan prioritas: semua informasi penting harus terlihat dalam hitungan detik, dan jalur menuju chat admin harus sependek mungkin. Untuk arah visual, saya memilih pendekatan editorial premium, memadukan estetika majalah travel cetak dengan fungsionalitas situs hospitality modern. Tipografi serif besar sebagai kekuatan utama, whitespace lega, dan fotografi sebagai fokus. Palet warnanya diambil dari elemen alam Indonesia: forest green, warm ivory, sand, dan terracotta. Dari sisi fitur, ada tiga hal yang saya prioritaskan. Pertama, filter paket yang tersinkronisasi dengan galeri. Kedua, modal detail dengan itinerary per hari. Ketiga, kalkulator booking yang mengirim estimasi biaya langsung ke WhatsApp admin. Secara teknis, proyek dibangun dengan Next.js 15 App Router dan TypeScript strict. Semua data paket diletakkan dalam satu file terpusat dengan tipe ketat, tanpa penggunaan any di codebase. Styling memakai Tailwind CSS dengan palet kustom, animasi pakai Framer Motion secara terbatas. Tantangan terbesar bukan di sisi visual, tapi pada menjaga arsitektur kode tetap bersih saat fitur bertambah. Setelah beberapa kali refactor, saya pisahkan tanggung jawab state filter antara halaman induk dan komponen galeri supaya kode tetap mudah dirawat. Hasilnya adalah website yang saya harap cukup merepresentasikan bagaimana biro travel lokal bisa tampil setara dengan brand yang lebih besar, tanpa harus memakai template mahal. Proyek ini masih jauh dari sempurna. Belum ada sistem booking real-time atau integrasi pembayaran. Tetapi sebagai fondasi, saya cukup puas.
Karya peserta Real Case Build #01 — Travel Wisata Website. Deskripsi dan cerita disampaikan oleh peserta.
Dukung kreator dengan memberikan like atau feedback membangun.
Komentar & Masukan Komunitas (0)
Berikan masukan terkait UI/UX, teknis implementasi, atau sampaikan apresiasi untuk karya peserta ini.
Belum ada komentar untuk karya ini.
Jadilah yang pertama memberikan apresiasi atau feedback untuk peserta ini!
